Reproduksi Karya Kartini dan Japara

Proses perjalanan kami untuk konsentrasi dalam kerajinan yang dinamai kartini crafts mendapat kepercayaan dari Rumah Kartini untuk ikut terlibat dalam pembuatan Reproduksi warisan Kartini sekitar tahun 1903 di Japara.

Karya yang kami reproduksi mempunyai nilai sejarah Kartini dan Japara, dilihat dalam fungsi barang tersebut. Data yang disampaikan adalah kotak jahit mbah Kardinah yang saat itu untuk hadiah perkawinan adiknya ( mbah Kartini) pada tahun 1902.

Kotak jahit ini menurut saya sangatlah menarik dengan detail dan rapi pada proses pemahatan. Bukan hanya bentuk fungsi akan tetapi estetika tentang ukiran dan simbol wayang yang di kombinasi dengan ukiran yang kecil,detail dan rapi. ehm, pada saat itu keindahan dan bentuk stilasi sudah sangat berkembang dan menarik untuk diperlihatkan.

Bercerita tentang proses reproduksi ini bukan hanya seperti meubel, furniture yang kita lihat secara umum. akan tetapi pemilihan material Bahan kayu Jati bagus, hanya dengan ketebalan 1 cm dibuat dalam sistem sambungan yang rapi. komponen kami buat terpisah biar lebih mudah proses pemahatan di bidang kotak dan tutup atas dan belakang. Sebelum masuk ke proses pengukiran ini kami mendapatkan data yang sudah di riset oleh Rumah Kartini yang berasal dari museumkartini  rembang. pengukuran barang dan Fotografer yang mendokumentasikan dari bulb Photography Jepara.  data foto tersebut ke proses mendrafter untuk lebih mudah proses pengukiran pada bidang kayu.  Proses pengukiran harus teliti dan sabar untuk membuat dasaran (lemahan).

dalam proses mereproduksi kotak jahit ini kami sangat hati-hati untuk memilih seniman yang bisa membuat dengan kedetailannya ukiran karena dan ketajaman pahatan, karena kotak jahit nantinya saat finishing tidak menggunakan amplas sebagai penghalus, melainkan memakai daun pisang yang sudah kering (plapah,klaras) dengan finishing kuno yang memakai fermentasi tembakau kedu.